Minta Perbaikan, Fraksi Partai Nasdem Sangihe Tolak RAPBD 2022

0
447
Suasana penolakan pembahasan RAPBD 2022, di Kantor DPRD Sangihe

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Agenda pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022, yang digelar di gedung DPRD Sangihe Jumat (12/11) terpaksa harus berhenti.

Penyebabnya mayoritas Fraksi, minus Fraksi Partai Golkar, secara tegas menolak serta mengembalikan Dokumen RAPBD TA 2022 kepada pihak eksekutif untuk memperbaiki jawaban atas sejumlah pertanyaan yang diajukan pada awal pembahasan.

Juru Bicara Fraksi Partai Nasdem, Rizal Paul Makagansa, bahkan dengan lantang menyatakan bahwa pihaknya tidak akan melanjutkan pembahasan RAPBD 2022, karena jawaban atas pertanyaan yang disampaikan pihak eksekutif dalam dokumen tersebut sangat tidak logis dan terkesan asal-asalan.

“Kami dari Fraksi Nasdem sepakat tidak lagi membahas dan mengembalikan Dokumen RAPBD 2022 kepada pihak eksekutif selaku mitra kerja untuk memperbaiki jawaban dalam dokumen yang terkesan asal-asalan. Saya sampai batuk-batuk membaca jawaban ini,” tegas Makagansa.

Sementara Juru Bicara Fraksi PDIP, Denny Roy Tampi, mempertanyakan alasan pihak eksekutif terkait jaringan internet yang buruk dan minimnya SDM IT sebagai penyebab lambannya penyusunan dokumen RAPBD.

“Jika masalah jaringan internet buruk dan minimnya SDM bidang IT sebagai penyebab lambatnya penyusunan dokumen, itu bukan sebuah alasan yang masuk akal. Bukankah di masing-masing OPD sudah memiliki jaringan WIF atau Indihome. Kenapa Kabupaten Sitaro dan Talaud yang nota bene memiliki jaringan internet sangat buruk, tapi mereka bisa bekerja tepat waktu,” tandas Tampi, seraya menambahkan bahwa Fraksi PDIP sepakat dokumen dikembalikan untuk diperbaiki.

Sementara itu Ketua DPRD Sangihe Josephus Kakondo yang memimpin rapat tersebut mempersilahkan pihak mitra kerja yang dihadiri langsung Sekertaris Daerah, Harry Wolf juga selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), untuk memberikan jawaban permintaan Fraksi-Fraksi untuk memperbaiki isi dokumen RAPBD 2022 dalam waktu satu Minggu kedepan.

Harry Wolf pun menyatakan jika pihaknya bersama seluruh pimpinan OPD akan bekerja maksimal untuk merubah jawaban dalam dokumen sebagaimana permintaan mayoritas Fraksi, dan akan memasukannya pada tanggal 22 November 2021 mendatang.

Diakhir agenda rapat tersebut, Ketua Dewan Josephus Kakondo, meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar lebih proaktif dalam menyelesaikan apa yang menjadi keinginan dari lembaga Legislatif, karena hal tersebut, kata Kakondo, bukan semata kerja dari TPAD, tetapi juga tugas seluruh pimpinan OPD, selaku mitra kerja DPRD. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × three =