Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Sangihe, Hamdany P Janis Saat Menyerahkan Bingkisan kepada Oma Sofia Andariku, Yang Kala itu Berhasil Menyeludupkan Bendera Merah Putih dari Kawanan Tentara Jepang.

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Sempat vakum selama 20 tahun, organiasi Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) di Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali diaktifkan. PMI yang merupakan sebuah organisasi keagamaan tertua di Indonesia didirikan di Yogyakarta 25 November tahun 1928 yang kini berusia 93 tahun itu, diperingati oleh seluruh elemen generasi Muda Muslimin Sangihe yang digelar di Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (27/11).

Organisasi kepemudaan yang merupakan organisasi otonom di bawah Ormas Syarikat Islam tersebut kini menunjukkan aktivitasnya. Yakni dengan terbentuknya kepengurusan PMI Cabang Sangihe.

Hamdany P Janis yang terpilih sebagai ketua PMI Kabupaten Kepulauan Sangihe, periode 2021-2026 itu didampingi Azis Muria sebagai Sekertaris dan Haerany Labora SPi MSi sebagai Bendahara.

Pada puncak acara peringatan HUT ke 93 PMI yang dirangkaikan dengan pelantikan 7 Pengurus Anak Cabang (PAC) masing-masing, Kecamatan Kendahe, Tabukan Utara, Nusa Tabukan, Manganitu Selatan, Tahuna, Tahuna Barat dan Kecamatan Tahuna Timur, serta pengurus 26 Ranting.

Acara tersebut turut di hadiri Staf Ahli Bupati Sangihe, Sukardy Adilang, Ketua Serikat Islam Sangihe, Muarif Labora, Pimpinan TNI/ Polri, Pemerintah Kecamatan Taukan Utara serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam Sambutannya, Janis sedikit mengurai kisah heroik dua perempuan asal Petta Tabukan Utara, bernama Mey Ling, (almarhumah) warga keturunan Tionghoa Nasrani yang menjahit bendera merah putih, serta Sofia Andariku (masih hidup) yang kala itu masih berusia 10 tahun berhasil menyeludupkan bendera Merah Putih dari kawanan tentara Jepang, dan kemudian dikibarkan pada saat upacara Hari Sumpah Pemuda pertama oleh PMI Sangihe.

“Jadi kiprah Organisasi PMI ini, sudah ikut berjuang sebelum Indonesia Merdeka. Olehnya, Saya mengajak kepada seluruh Pemuda Muslimin Indonesia yang ada di Kabupaten Sangihe untuk tetap berkiprah dalam membangun dan memajukan daerah Tampungang Lawo yang kita cintai bersama,” tukas Hamdany Janis. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × five =